Berita

Kegiatan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) tema Demokrasi.

Oleh Gustiara Ganefa dan Pradita H.O

Demokrasi merupakan salah satu pilar utama ideologi Pancasila.

Sebagai negara yang menganut institusi demokrasi, Indonesia mempunyai tanggung jawab untuk mendidik generasi mudanya agar memahami,menghayati dan mengamalkan prinsip-prinsip demokrasi. Oleh karena itu,proyek peningkatan visibilitas pelajar Pancasila pada tema demokrasi merupakan langkah strategis untuk membangkitkan kesadaran demokratis generasi penerus.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 sampai dengan 15 Septemnber 2023. Pada kegiatan P5 Demokrasi ini seluruh siswa/siswi berpartisipasi pada pemilihan OSIS dan MPK dengan melakukan PEMILU secara serentak di tiap-tiap kelas dengan membentuk sebuah TPS. TPS nanti dikumpulkan pada pengumpulan pemungutan suara akhir di OSIS/MPK.

Masing-masing kelas diberikan tugas untuk membentuk panitia KPPS agar memahami alur pemungutan suara yang baik dan benar yang nantinya dilakukan dengan tertib agar tidak ada yang golput atau memilih lebih dari 1.

Sebelumnya, pada hari pertama siswa/siswi masing-masing kelas diberikan pemahaman terkait Demokrasi dan dipresentasikan yang didampingi oleh masing-masing wali kelas. Sehingga wali kelas dapat menilai secara langsung keaktifan siswanya.

Selanjutnya, wali kelas bersama siswa membantu untuk membentuk tim panitia KPPS dan juga tim sukses untuk masing-masing pasangan calon dari OSIS maupun dari MPK.

Pada hari selanjutnya semua siswa dan siswi melakukan debat antar paslon, seluruh siswa diharapkan untuk mengamati paslon yang akan dipilih mereka dengan mengamati bagaimana cara mereka menanggapi suatu masalah. Lalu siswa siswi diharapkan untuk membuat resume.

Lalu, siswa-siswi yang sudah dibagi sebagai timses melakukan kolaborasi dengan kelas lain yang sama dengan timses berapa, diakhir nanti mereka harus menampilkan promosi untuk timses. Mereka bisa menampilkan nyanyian, yel-yel maupun drama yang sifatnya tidak merendahkan paslon lain.

Di hari terakhir sebagai puncaknya yaitu siswa-siswi yang ditunjuk sebagai tim panitia KPPS untuk melakasanakan pemilihan umum OSIS dan MPK, menjalankan kegiatan sesuai dengan masing-masing tugasnya dengan melibatkan wali kelas dan teman-teman sekelasnya untuk memilih paslon. Setelah pemilihan, siswa/siswi diberi penugasan untuk membuat digitalisasi penugasan terkait kegiatan demokrasi, bisa berupa video yang diedit melalui canva maupun foto resume kegiatan.